Selasa, 09 Maret 2010

RASA BOSAN MENYERANG !

Hmm.. beberapa hari ini pikiran mumet, badan sakit semua, hati gak tenang, dan muka semerawut. Udah di coba creambath, facial, cuma di urut yang belom! hehehe .. tapi gak merubah mood jelek ini. Ugh, baru pertama masuk kuliah gizi udah di bebanin ama tugas. Sebenarnya ini resiko dari sebuah pilihan. Diantara K3 dan gizi, gue lebih memilih untuk masuk peminatan gizi. Tapi kalo gini caranya yang ada nanti gue kurus kerempeng karena stress banyak tugas, terus gak nafsu makan, sehingga asupan gizi gue berkurang dan akhirnya gue akan menemukan sisi buruk tubuh gue, yaitu jadi manusia tanpa daging a.k Mrs. skeleton. hihi. Kayaknya sih gak bakal selebay itu juga! Sebenarnya butuh refreshing untuk beberapa hari ini, biar bisa adaptasi dengan kondisi yang ada. Rasanya pengen banget travelling, Taking picture in the some place, wisata kuliner. I need a fresh air! sungguh gue butuh banget udara segar, gue butuh waktu menyendiri saat ini. Tapi waktu gak memihak pada gue, dan akhirnya gue harus terjebak dengan bad situation seperti ini. Harus di inget juga sih, ini baru awal gue menginjakkan kaki di peminatan gizi dan gue harus siap menjalani konsekuensi yang ada. Susah emang ya jadi orang sabar, pengennya cepet lulus, dapat kerja, terus married with someone special deh. hehehe (duh kok jadi ngelantur gini sih..) :-D

Untuk saat ini, pacar kayaknya udah bukan lagi prioritas hidup gue. I'm single, i'm very happy. Yang harus gue lakukan adalah memperbanyak relasi. Kata nyokap, kalo nanti impian kita udah tercapai dan jadi orang sukses. laki-laki mah tinggal milih. Mau yang mirip jang geun suk? mao yang kayak Lee min hoo? Ato yang sedikit imut kayak nicky tirta?! InsyaAllah mah ada deh.. hehehe .. Sabar aja, yang jelas sekarang elo harus fokus dulu. Nah, inget tuh fokus .. fokus .. fokus ! Okay, jalan keluarnya gue harus bisa mengontrol bad mood kayak gini. Kalo mood udah terkontrol, perbaikin nafsu makan (kalo ini mah kayaknya gak pernah ketinggalan.. hehe), Atur waktu (jangan pagi jadi malam, malam jadi pagi), Harus perbaiki kondisi keuangan juga (gak ada uang semua gak jalan), dan yang terpenting rajin baca dan belajar. Sedikit main ke Mall boleh deh, tapi jangan sesering waktu semester 1. Mall nya pindah ke perpust
akaan aja! hihi.

Yasudahlah, curhat bla bla bla nya selesai. Mulai sekarang jangan jadi orang moody-an lagi ya! keep fighting, keep smile, and keep contact (loh???...gak nyambung!) hehe ..

salam hangat, muachhh..
-puputmutze-

Jumat, 05 Maret 2010

Terluka

aku enggak tahu mau mengawalinya darimana, karena cerita akhirnya pun aku belum tahu. Yang kuingat, dia hadir saat semuanya terasa biasa. Kalo dihitung, 4 tahun sudah aku merasakannya. Bodoh emang kalo diinget-inget! 4 tahun cukup sulit untuk menghilangkannya.

"Bintang itu bersinar paling terang, Kemudian dia akan redup saat siang datang, dan dia akan kembali terang saat malam datang."

Ibaratkan, dia adalah bintang. Dia paling bersinar, karena aku bisa melihat dia dalam kegelapan. Aku bisa memandangnya, walaupun dia tak bisa menatapku. Aku bisa mendengar suaranya, walaupun dia tak bicara padaku. Aku bisa mengenali wajahnya, walupun dia tak mengenali wajahku. Hanya orang bodoh yang bisa melakukan ini. Dan 4 tahun itu, aku merasa jadi orang bodoh. Selama 4 tahun aku terluka. Selama itu, aku tak tahu berapa banyak air mata yang kuteteskan hanya untuk menangisinya. Tapi cukup satu candaan darinya, mampu buatku lupakan semua kondisi itu. Aku terlalu jauh menggapai bintang itu, karena aku terlalu biasa untuk dirinya. Dia menyukai orang lain. Aku tak tahu berapa goresan lagi yang akan dia goreskan dalam hati ini. Rasanya seperti teriris-iris. Aku berusaha menghilangkan perasaan ini, aku berusaha melupakan sakit ini. Namun bintang itu bersinar kembali. Dan lagi-lagi, hanya dengan satu perkataan, aku mampu tersenyum. Dan melupakan sakit itu. Sebenarnya aku lelah, sangat lelah! kenapa perasaan ini enggak bisa hilang. Ya Allah, aku mohon hilangkan perasaan ini. Namun, semakin aku sering berdoa seperti ini. Rasanya perasaan itu makin menguat. Aku tak bisa menahannya. Menekan sebuah perasaan itu sungguh sulit.

Berbagi sakit ini dengan orang lainpun, hanya mampu menutup lukanya sedikit. Saat dia menyentuhnya lagi, aku masih bisa merasakan sakitnya, walaupun luka itu telah mengering. Dia pernah bilang, bahwa aku yang menghilang. Aku yang tiba-tiba hilang. Apakah dia merasakan kehilangan? bukan! itu hanya perasaan kehilangan sebagai teman, aku tahu. Aku tak bermaksud menghilang seperti itu. Perasaan itu akan menguat lagi jika dia masih terus muncul di hidupku. Bohong, kalo aku bilang sudah melupakannya! Luka itu masih ada ya Allah. Aku sulit untuk menyembuhkannya. Saat ini, aku harap bintang itu terus redup dan enggak akan bersinar lagi. Tapi aku enggak tahu sampai kapan ... Yang jelas, aku belum bisa mengakhirinya ..

Aku bisa menggambarkannya lewat lirik lagu korea yang telah diterjemahkan dibawah ini.

Without words (tanpa sepatah kata)- Jang geun seuk

Jangan melakukannya harusnya diabaikan saja
Seperti tidak terlihat, seprti tidak terlihat
Aku tidak merasa aku harus melihatmu
Seharusnya sudah melarikan diri,
Seharusnya berpura-pura tidak mendengar,
Seperti tidak dapat mendengar,
Seperti tidak dapat di dengar,
Seharusnya aku tidak mendengar cintamu..

Tanpa sepatah kata kau membuatku tahu akan cinta,
Tanpa sepatah kata, kau berikan aku cintamu
membuat diriku terisi dengan setiap nafasmu,
Kemudian kamu pergi ...

Tanpa sepatah kata cinta meninggalkanku
Tanpa sepatah kata cinta melemparku,
Tidak tahu mau berkata apa,
Bibirku kelu..

Karna kau datang tanpa sepatah katapun ..

cengeng kedengerannya, Namun itulah lagu yang menggambarkan perasaanku. Dan aku rapuh, sangat rapuh jika mendengar lagu ini .. Aku harap hari ini tidak ada yang menggangguku. Dan aku tidak ingin diganggu. Aku hanya ingin mendengar lagu ini saja...


Selasa, 02 Maret 2010

Slogan : "Apapun Makanannya, Minumnya Jangan Teh!"


Hai teman-temanku yang ganteng dan cantik! Apa kabar ?
Semoga hari kalian selalu menyenangkan dan bermanfaat. Hmm.. cerita dulu deh, hari ini ialah hari pertama masuk kelas peminatan gizi. Seru, rame, dan sudah terduga kelas gizi didominasi oleh makhluk-makhluk cantik alias perempuan. hanya 5 pria yang menyanggupi untuk tetap stay di "gizi". Awal pertemuan dengan Bu Febri (dosen gizi) di kelas tadi, memiliki kesan menggoda. Hari pertama sudah disuguhi oleh tugas untuk mata kuliah yang sama pada minggu depan. Hmm.. yummy, mahasiswa/i memang harus seperti ini ya? tidak pernah lepas dari yang namanya tugas. Sebenarnya, belum menjadi masalah untuk awal pertemuan ini, dan semoga ke depannya juga tidak akan menimnbulkan masalah besar. New class, new Friend, and New spirit!

Wah cerita-ceritanya cukup dulu deh, langsung ke topik bahasan aja ya.. hehe.
Pengalaman ini memang terjadi pada diri ku sendiri. Sudah beberapa kali ini aku sering mengeluh pusing! pusingnya seperti orang yang di otaknya sudah tidak ada oksigen lagi, dan rasanya ingin pingsan. Waktu itu pernah di bus, aku dalam keadaan berdiri hampir saja ingin jatuh. Namun, aku tahan sekuat tenaga agar tak pingsan di tempat. Kejadian itu bukan hanya sekali, namun bisa 2-3 kali berturut-turut. Aku belum memeriksakannya ke dokter. Aku menduga bahwa diriku berpotensi anemia. Kemudian suatu saat, aku mencari penyebab-penyebab anemia di internet. Ternyata, ada salah satu artikel yang mengatakan bahwa teh adalah salah satu minuman yang dapat menyebabkan anemia. Di sana tertulis bahwa di dalam teh itu sendiri terdapat zat yang disebut tanin yang dapat mengikat zat besi yang terkandung didalam makanan yang kita makan, alih-alih zat besi yang terkandung di dalam makanan yang kita makan tersebut bukannya terserap tubuh, malah ikut larut bersama tanin dan akhirnya ikut terbuang bersama fesces. Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan kekurangan zat besi dan dapat terkena anemia. Kebiasaanku yang sangat sulit dihilangkan ialah apabila makan, es teh manis yang selalu mendampingi makanan tersebut.

Namun, bukan berarti teh dilarang untuk diminum, sebenarnya teh juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker, dan terdapat juga zat fluoride yang dapat menguatkan gigi. Dengan syarat, teh tidak diminum saat sedang makan besar. Paling tidak, minum teh 2 jam setelah makan ataupun sebelum menyantap makanan. Oleh karena itu, slogan salah satu iklan produk minuman yang mengatakan bahwa "Apapun makanannya, minumnya teh botol "xxxxx"!" itu salah! dan sekarang bisa diralat menjadi "Apapun makanannya, minumnya jangan teh!"

Kita bisa mencari alternatif minuman yang dapat menggantikan kesegaran teh manis untuk menghilangkan dahaga dengan air putih mineral atau es jeruk. Yang penting, bukan teh. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang belum mengetahuinya.

Salam hangat :))